Sunday, November 9, 2008

Akhirnya Amrozi cs Dieksekusi Juga

,
[caption id="attachment_163" align="alignleft" width="300" caption="Amrozi-cs"]Amrozi-cs[/caption]

Setelah menunggu sekian lama, akhirnya mereka dieksekusi juga... 8 November 2008, sekitar pukul 23.55 WIB, ketiga pelaku bom bali I yaitu Amrozi, Imam Samudra dan Muklas dibawa dari LP Nusakambangan ke tempat eksekusi. Mereka dihukum mati dengan cara ditembak. Setelah ditembak, ketiga jenazah diangkut dengan menggunakan helipad dan mendapat pengamanan dari aparat. Namun pengamanan dari aparat nampaknya membuat keluarga Amrozi kecewa karena pengamanan dianggap terlalu ketat, sehingga keluarga Amrozi tidak boleh melayat. Pelaku bom bali yang memakan ratusan korban jiwa ini telah mempertanggungjawabkan perbuatannya. Namun bagi keluarga korban tentunya tetap saja bom bali merupakan peristiwa tragis, mengerikan dan menyedihkan.
Eksekusi ketiga pelaku bom bali ini sempat tertunda akibat pro-kontra karena mendapat pembelaan terkait masalah HAM. Saya tidak habis pikir masih ada saja yang membela karena masalah HAM. Padahal apa yang mereka lakukan sangatlah melanggar HAM dan benar-benar kejam. Lebih parah lagi, mereka mengatasnamakan agama dan mengelu-elukan jihad. Hal ini sangat memperburuk citra Islam di mata masyarakat dunia. Di waktu-waktu menjelang eksekusipun juga sempat beredar surat ancaman akan membunuh SBY, JK dan sejumlah umat Hindu dan Kristen. Parah....... Yah.. dengan telah dieksekusinya pelaku bom bali I, semoga negara ini dan dunia semakin aman dan harapan saya tidak ada lagi pengebom-pengebom ataupun tindak terorisme yang lain..

4 comments:

  1. wah Buat yg satu ini g berani komen lah..

    ReplyDelete
  2. hahaha... napa g berani, Frenk?

    ReplyDelete
  3. amin, semoga indonesia kita bisa aman sentosa, jangan sampe deh, ada amorzi part II, ato trilogy nya amrozi cs. Damai Indonesia

    ReplyDelete
  4. Semoga tidak ada lagi amrozi yang baru ... btw, serem juga surat ancemannya :). Surat anceman amrozi membuktikan kalau amrozi layak dihadiahi hukuman ini ...

    ReplyDelete