Thursday, December 18, 2008

Kenapa Slackware?

,
Dalam memilih distro linux, kita mungkin bingung karena saking banyaknya pilihan distro. Apalagi kalau baru mulai mengenal linux.. Wah.. mau install linux yang mana ya??? Sebetulnya setiap distro linux menawarkan keunikannya sendiri-sendiri. Misalnya Ubuntu menawarkan ease-of-use nya, Fedora menawarkan kecantikannya, openSUSE menawarkan kompatibilitasnya terhadap Windows dan Slackware menawarkan kesimpelan, keringanan dan kestabilan distronya. Namun pada umumnya, sekarang distro linux sudah sangat mudah digunakan karena sepertinya para developer linux sudah mulai menganggap linux juga bisa difungsikan untuk komputer desktop.
Nah, dalam perjuangan saya memilih distro dari mencoba-coba Ubuntu, Fedora, OpenSUSE, Mandriva dan Slackware, akhirnya saya stop di Slackware dan saat ini saya menggunakan Slackware 12.2. Mengapa saya fix dan merasa nyaman menggunakan Slackware?Nha ini dia jawabannya :

  1. Secara default, Slackware menyediakan tools-tools untuk programming
    Bagi Anda-Anda yang suka programming(aliran opensource :D), cobalah distro yang satu ini. Pertama kali install Slackware sudah tersedia tools antara lain : KDevelop(untuk C/C++, KDE(Qt3 dan Qt4), Ruby dan HTML), Java Runtime Environtment, Quanta Plus(HTML, PHP, CSS, JavaScript dll lengkap dengan intellisensenya), Cervisia(CVS) dan KDiff(untuk meng-compare source code). Bagi yang suka Java, Java Development Kit 6 update 11 sudah tersedia di paket extra di CD 4 Slackware.

  2. Simpel
    Slackware itu simple. Maksudnya konfigurasi dari aplikasi-aplikasi yang ada masih original dari yang membuat project. Juga tidak ada wallpaper tambahan dan tambahan-tambahan lain yang tidak perlu. Sistem dari Slackware juga dianggap paling mirip dengan UNIX. Namun seringkali kesimpelan-kesimpelan tersebut membuat distro ini kurang nyaman dipakai oleh pemula karena kurangnya fasilitas berbasis GUI.

  3. Slackware support MP3 by default
    Distro-distro besar selain Slackware seperti Ubuntu, openSUSE dan Fedora tidak bisa memainkan file MP3 secara default karena memang tidak menyertakan codecnya(MP3 dianggap format terlarang, dalam artian dianggap memicu pembajakan). Jadi kalo mau mendengarkan lagu kesayangan harus download codecnya di situs repositori.. wah repot bagi saya. hehe...

  4. Slackware itu stabil
    Patrick Volkerding si pembuat Slackware berusaha untuk merilis distronya sestabil mungkin. Mulai dari paket-paket defaultnya yang disertakan adalah 99,9% merupakan paket stabil. Tapi hal ini agak sedikit mengorbankan ke-up to date-an paket-paket yang ada. Misal Slackware yang paling baru(12.2) masih menggunakan KDE 3.5.10, padahal KDE 4.1 sudah dirilis. Slackware 12.2 juga masih menggunakan Amarok 1.4 padahal Amarok 2.0 sudah rilis. Hal ini semata-mata demi sebuah kestabilan.
    Slackware juga tahan nyala berhari-hari bahkan berminggu-minggu. Tidak seperti distro lain yang pernah saya coba. kadang-kadang sewaktu mengkopi file tiba-tiba hang atau tanpa sebab hang sendiri atau waktu mencoba-coba screensaver juga pernah hang. Slackware bebas dari itu semua.

  5. Belajar Salckware berarti belajar linux
    Pernah saya lihat di internet ada yang mengungkapkan seperti ini : "If you want to learn Red Hat, then start learning Red Hat, but if you want to learn Linux, start learning Slackware". Ya, menurut saya ungkapan itu benar adanya. Karena menurut pengalaman saya, dulu ketika saya masih menggunakan distro selain Slackware saya tidak tahu dalamnya linux itu seperti apa karena sudah saking nyamannya menggunakan distro-distro tersebut. Tapi setelah menggunakan Slackware, secara tidak langsung saya seperti dipaksa untuk mempelajari sistem operasi LINUX. Jika Anda tidak percaya, cobalah sendiri.. hehehe

  6. Manajemen paket di Slackware lebih mudah dari distro lain
    Kalau orang bicara paket di linux, pasti terpikir juga istilah dependensi. Dependensi adalah paket lain yang dibutuhkan untuk menginstall paket yang dimaksud. Nah distro-distro seperti keluarga Debian menggunakan ekstensi .deb dan keluarga Red Hat menggunakan ekstensi .rpm untuk paketnya. Namun sayangnya manajemen paket-paket tersebut hanya berdampak pada kemudahan instalasi paket saja dan tidak membantu sama sekali dalam masalah dependensi. Nah, tidak demikian dengan Slackware. Slackware menawarkan manajemen paketnya yang berekstensi tgz, yang di dalamnya sudah dibundle dependensi dari aplikasi tersebut. Jadi kalau download paket tgz, tidak usah mikir dependensinya.. Asik sekali kan?
    Dan lagi, kita bisa membuat paket tgz sendiri menggunakan Slackbuild script, atau bisa langsung pakai Slackbuild scriptnya yang bisa didownload di http://slackbuild.org/


Nah itu adalah alasan saya kenapa menggunakan Slackware. Tapi memilih distro juga merupakan selera. Jadi tetap pastikan oleh Anda sendiri, distro mana yang paling cocok buat Anda.
Read more →

Tuesday, December 16, 2008

Ternyata Karakterku KOLERIS

,
Iseng-iseng nyobain semacam tes kepribadian di facebook, hasilnya ternyata Karakterku KOLERIS.. Tapi kebanyakan temen-temen, aku orangnya melankolis... hehehe...
Nha ini Hasil dari facebooknya :
hmm, yang enak enak dulu ya, .. anda memiliki bakat pemimpin, tegas, penuh pendirian, tanggung jawab hingga tugas selesai, dan dapat diandalkan. Dunia semakin lebih baik dengan kepemimpinan anda. wah, enak juga ya jadi koleris .. sudah bisa memimpin sejak kecil, suatu bakat yang menyenangkan sepertinya ... tapi jangan senang dulu karena ada kelemahan dibalik karakter ini, yaitu .. karena secara alami memimpin, maka paling suka bossy nyuruh nyuruh, keras kepala dan tidak suka menjadi pengikut. Tegas karena penuh pendirian jadi sering menganggap dirinya benar tapi orang lain salah plus tentu saja hobinya yang mengkritik. Bertanggung jawab hingga tugas selesai sampai sampai paling gak suka (atau kadang panik marah) bila tugas tersebut di lakukan orang lain dengan cara yang lain (orang lainkan salah, saya benar), dan karena hasil akhirnya bagus dan orang lain semakin mengandalkannya, semakin yakin pula bahwa dia benar orang lain salah. Emosi yang serius dan goal orientasi membuat orang sekitar merasa perlu mengikuti kehendaknya. Berhubung berorientasi pada hasil akhir, maka koleris sering tidak sabaran pada proses perjalanan hidupnya dan sering kali merasa tidak perlu orang lain karena orang lain hanya pengganggu saja. Maka, khusus untuk koleris, hal hal yang perlu tangani secara harian adalah :
1. Belajar menikmati proses (seperti bersiul, bersenang senang, istirahat, relaxasi dll) Karena kerja kita akan lebih efesien dengan perasaan senang daripada terburu buru.
2. Belajar bekerja dengan orang lain. Mungkin hasilnya tidak maximal, tapi itu lebih baik dari pada hasil maximal dikerjakan sendiri tapi menyakiti perasaan orang banyak.
3. Sabarlah terhadap kondisi dan sikap orang lain. Debat sama sekali tidak ada gunanya. keluwesan dalam menangani situasi sangat dibutuhkan dalam kesuksesan hidup.
4. Belajar menghargai kelebihan orang lain walaupun sedikit. Kurangi kritikan, tidak ada yang suka dikritik !! tapi orang suka dihargai.


mmm... Wah jadi kepengen posting tentang kepribadian yang lainnya nih, seperti Sanguinis, Melankolis dan Plegmatis... Tunggu postingan saya berikutnya.. hehehe....
Read more →

Monday, December 15, 2008

Cobain Deh Search Engine Yang Satu Ini

,
Cobain deh search engine alternatif ini dengan mengeklik link ini : http://funnylogo.info/engines/Google/Red/Budi%20Ariyanto.aspx
Kamu juga bisa buat sendiri. Gampang kok.. Coba aja klik link ini : http://funnylogo.info/create.asp
Setelah itu tinggal ikuti instruksi di websitenya aja.. Jadi deh.. :)
Read more →

Saturday, December 13, 2008

Ampuun dah Speedy!!! Keterlaluan!!!

,
Hari ini, 13 Desember 2008, speedy sangat lemoooooooootttttttt sekali... nggak tau knapa dah. biasanya sih juga udah lemot, tapi kalo ini lemotnya keterlaluan..!!!
Ngetes buka google aja 15 detik baru kelar coba... Ampun dah.. Dulu pertama pasang keren.. cepet banget.. tapi bulan pertama doank perasaan... Apa karena yg pake speedy semakin banyak?? Wah kalo alesannya gitu berarti speedy nggak siap infrastrukturnya!!!! Kalo pelanggan protes paling-paling mbaknya bilang harap maklum!! Berani ngomong, berani promosi cuap2 sampe di TV segala, harusnya berani mati donk!!! Dasar speedy!! Kalo gini terus aku pindah aja deh!!!

== Just my uneg2.. Phew..... ==
Read more →

Friday, December 12, 2008

Guru dan Kekerasan

,
Kemarin ketika saya melihat stasiun TV TVOne dalam acara Apa Kabar Indonesia, saya mendapati bahwa topik yang sedang diperbincangkan di sana adalah "Kekerasan guru sebagai tindak pendisiplinan siswa". Menurut saya cukup memprihatinkan. Nah, dari apa yang saya lihat di TV, saya mencoba untuk mengkritisi beberapa hal dari diskusi tersebut :
  • Guru
    Dalam ungkapan Jawa, guru adalah digugu lan ditiru. Artinya guru menjadi panutan dan akan ditiru oleh murid-muridnya. Ada juga pepatah guru kencing berdiri, murid kencing berlari, yang berarti murid akan meniru apa yang dilakukan gurunya, bahkan lebih dari itu... Kalau gurunya baik, murid akan jadi lebih baik, kalau gurunya buruk, muridnya akan jadi lebih buruk...
    Menurut saya, menjadi guru bukanlah profesi yang mudah, karena guru yang baik harus memperhatikan 2 aspek, yaitu pengajaran dan pendidikan. Pengajaran berarti berhubungan dengan kecerdasan intelektual atau otak sedangkan pendidikan berhubungan dengan kepribadian murid atau pembentukan karakter. Kedua hal ini harus diperhatikan oleh setiap guru demi menjadikan murid-muridnya seorang yang pandai dan berkepribadian luhur.
    Guru juga merupakan sosok yang mulia dengan sebutan pahlawan tanpa tanda jasa. Yah.. memang.. menurut saya itu betul sekali. Guru membantu menjadikan kita sukses, bahkan lebih sukses dari dirinya sendiri. Namun, mereka tidak iri dan malah justru bahagia melihat keberhasilan kita. Bahagia melihat kita akhirnya bisa bekerja, membeli rumah, mobil mewah dan dapat mencukupi kebutuhan keluarga kita sedangkan sampai sekarang mereka tetap menghadapi persoalan hidup di tengah himpitan ekonomi karena gaji yang relatif kecil. Namun, mereka tetap mau menjadi guru yang membantu generasi muda untuk terlepas dari apa yang mereka alami tanpa mengharapkan tanda jasa atau balasan berupa apapun juga, dari siapapun juga.
  • Siswa/Murid
    Siswa/murid adalah seorang pribadi yang sedang menuntut ilmu dan mencari jati diri. Tingkat kedewasaan murid dapat dikatakan sudah pasti lebih rendah dari gurunya, karena memang istilah murid dalam konteks pendidikan formal identik dengan anak-anak. Berbeda dengan mahasiswa, yang sudah dewasa yang seharusnya tahu siapa jati dirinya, kemana arah hidupnya dengan berbagai macam rencana yang dibuatnya dan dapat bertanggungjawab atas hidupnya sendiri. Karena murid belum mampu untuk bertindak seperti mahasiswa, maka perlu peran seorang guru untuk dijadikannya panutan. Karena menjadikan seorang guru sebagai panutan, maka tentunya murid harus menghormati dan menghargai guru.
  • Pada kenyataannya..........

    • Guru kadang-kadang tidak dapat mengendalikan emosinya ketika menghadapi murid-muridnya. Akibatnya proses pendidikan dan pengajaran menjadi terhambat. Lebih parah lagi ketika saya melihat video kekerasan yang dilakukan guru terhadap murid-muridnya padahal peristiwa tersebut ditonton oleh banyak sekali murid-murid yang lain yang notabene adalah anak-anak. Apa jadinya jika sejak kecil mereka sudah akrab dengan hal-hal semacam itu?Dalam bayangan saya, di masa depan akan banyak sekali preman-preman di tanah air tercinta kita ini...
    • Zaman sekarang, murid-murid tidak sedikit yang sering melawan gurunya bahkan sampai pernah melecehkan gurunya. Opini masyarakat tentang penyebab hal ini adalah karena terlalu banyak sinetron di televisi yang menyuguhkan adegan-adegan seperti itu.. Kecil-kecil sudah pacaran, berkelahi bahkan saya pernah melihat sendiri adegan anak SMP menyetir mobilnya sendiri.. Sungguh terlalu... dari segi filmnya sendiri sudah sangat tidak mendidik. Satu hal lagi, lingkungan sekitar tidak lepas dari hal yang mempengaruhi tumbuh kembang anak.

  • Kesimpulan
    Selain guru, peran orang tua sangat penting untuk membentuk karakter murid atau anak. Maka dari itu, walaupun bekerja seharian, orang tua seharusnya tidak menjadikan alasan pekerjaan untuk tidak mengurus dan mendampingi anak.
    Guru juga harus memposisikan diri sebagai panutan murid-muridnya. Maka dari itu guru harus tetap memberikan contoh yang baik kepada murid-muridnya dalam kondisi apapun dan harus dapat mengendalikan diri walaupun kesabaran ada batasnya. Ingat.. guru : Digugu lan ditiru..
Read more →

Thursday, December 11, 2008

Slackware 12.2 Released :)

,
-- Announcement dari Slakware.com --

Well folks, it's that time to announce a new stable Slackware release
again. So, without further ado, announcing Slackware version 12.2!
Since we've moved to supporting the 2.6 kernel series exclusively (and
fine-tuned the system to get the most out of it), we feel that Slackware
12.2 has many improvements over our last release (Slackware 12.1) and is
a must-have upgrade for any Slackware user.

This Slackware edition combines Slackware's legendary simplicity (and
close tracking of original sources), stability, and security with some
of the latest advances in Linux technology. Expect no less than the best
Slackware yet.

Among the many program updates and distribution enhancements, you'll find
two of the most advanced desktop environments available today: Xfce 4.4.3,
a fast and lightweight but visually appealing and easy to use desktop
environment, and KDE 3.5.10, the final 3.x version of the award-winning K
Desktop Environment. We have added to Slackware support for HAL (the
Hardware Abstraction Layer) which allows the system administrator to add
users to the cdrom and plugdev groups. Then they will be able to use items
such as USB flash sticks, USB cameras that appear like USB storage,
portable hard drives, CD and DVD media, MP3 players, and more, all without
requiring sudo, the mount or umount command. Just plug and play.
Properly set up, Slackware's desktop should be suitable for any level of
Linux experience.

Slackware uses the 2.6.27.7 kernel bringing you advanced performance
features such as journaling filesystems, SCSI and ATA RAID volume support,
SATA support, Software RAID, LVM (the Logical Volume Manager), and
encrypted filesystems. Kernel support for X DRI (the Direct Rendering
Interface) brings high-speed hardware accelerated 3D graphics to Linux.

There are two kinds of kernels in Slackware -- the huge kernels, which
contain support for just about every driver in the Linux kernel. These are
primarily intended to be used for installation, but there's no real reason
that you couldn't continue to run them after you have installed. The
other type of kernel is the generic kernel, in which nearly every driver
is built as a module. To use a generic kernel you'll need to build an
initrd to load your filesystem module and possibly your drive controller
or other drivers needed at boot time, configure LILO to load the initrd at
boot, and reinstall LILO. See the docs in /boot after installing for more
information. Slackware's Linux kernels come in both SMP and non-SMP types
now. The SMP kernel supports multiple processors, multi-core CPUs,
HyperThreading, and about every other optimization available. In our own
testing this kernel has proven to be fast, stable, and reliable. We
recommend using the SMP kernel even on single processor machines if it
will run on them.

From the beginning, Slackware has offered a stable and secure Linux
distribution for UNIX veterans as well as an easy-to-use system for
beginners. Slackware includes everything you'll need to run a powerful
server or workstation. Each Slackware package follows the setup and
installation instructions from its author(s) as closely as possible,
offering you the most stable and easily expandable setup.

Here are some of the advanced features of Slackware 12.2:

- Runs the 2.6.27.7 version of the Linux kernel from ftp.kernel.org.
Also included is a kernel patched with Speakup to support speech
synthesizers providing access to Linux for the visually impaired
community. The 2.6.x kernel series has matured into a stable
kernel, and provides reliable performance for your desktop or
your production server.
Read more →

Wednesday, December 10, 2008

What's New in MySQL 5.1

,
The following features have been added to MySQL 5.1.


  • Partitioning. This capability enables distributing portions of individual tables across a filesystem, according to rules which can be set when the table is created. In effect, different portions of a table are stored as separate tables in different locations, but from the user point of view, the partitioned table is still a single table. Syntactically, this implements a number of new extensions to the CREATE TABLE, ALTER TABLE, and EXPLAIN ... SELECT statements. As of MySQL 5.1.6, queries against partitioned tables can take advantage of partition pruning. In some cases, this can result in query execution that is an order of magnitude faster than the same query against a non-partitioned version of the same table. See Chapter 18, Partitioning, for further information on this functionality. (Author: Mikael Ronström)

  • Row-based replication. Replication capabilities in MySQL originally were based on propagation of SQL statements from master to slave. This is called statement-based replication. As of MySQL 5.1.5, another basis for replication is available. This is called row-based replication. Instead of sending SQL statements to the slave, the master writes events to its binary log that indicate how individual table rows are effected. As of MySQL 5.1.8, a third option is available: mixed. This will use statement-based replication by default, and only switch to row-based replication in particular cases. See Section 16.1.2, “Replication Formats”. (Authors: Lars Thalmann, Guilhem Bichot, Mats Kindahl)

  • Plugin API. MySQL 5.1 adds support for a very flexible plugin API that enables loading and unloading of various components at runtime, without restarting the server. Although the work on this is not finished yet, plugin full-text parsers are a first step in this direction. This allows users to implement their own input filter on the indexed text, enabling full-text search capability on arbitrary data such as PDF files or other document formats. A pre-parser full-text plugin performs the actual parsing and extraction of the text and hands it over to the built-in MySQL full-text search. See Section 22.2, “The MySQL Plugin Interface”. (Author: Sergey Vojtovich)

  • Event scheduler. MySQL Events are tasks that run according to a schedule. When you create an event, you are creating a named database object containing one or more SQL statements to be executed at one or more regular intervals, beginning and ending at a specific date and time. Conceptually, this is similar to the idea of the Unix crontab (also known as a “cron job”) or the Windows Task Scheduler. See Section 19.4, “Using the Event Scheduler”. (Author: Andrey Hristov)

  • Server log tables. Before MySQL 5.1, the server writes general query log and slow query log entries to log files. As of MySQL 5.1, the server's logging capabilities for these logs are more flexible. Log entries can be written to log files (as before) or to the general_log and slow_log tables in the mysql database. If logging is enabled, either or both destinations can be selected. The --log-output option controls the destination or destinations of log output. See Section 5.2.1, “Selecting General Query and Slow Query Log Output Destinations”. (Author: Petr Chardin)

  • Upgrade program. The mysql_upgrade program (available as of MySQL 5.1.7) checks all existing tables for incompatibilities with the current version of MySQL Server and repairs them if necessary. This program should be run for each MySQL upgrade. See Section 4.4.8, “mysql_upgrade — Check Tables for MySQL Upgrade”. (Authors: Alexey Botchkov, Mikael Widenius)

  • MySQL Cluster. MySQL Cluster is now released as a separate product, based on MySQL 5.1 but with the addition of the NDBCLUSTER storage engine. Clustering support is no longer available in mainline MySQL 5.1 releases. MySQL Cluster releases are identified by a 3-part NDB version number; currently, the MySQL Cluster NDB 6.2 and MySQL Cluster NDB 6.3 release series are available for production use.

    Some of the changes in MySQL Cluster since MySQL 5.0 are listed here:


    • MySQL Cluster replication. Replication between MySQL Clusters is now supported. It is now also possible to replicate between a MySQL Cluster and a non-cluster database. See Section 17.11, “MySQL Cluster Replication”.

    • MySQL Cluster disk data storage. Formerly, the NDBCLUSTER storage engine was strictly in-memory; now, it is possible to store Cluster data (but not indexes) on disk. This allows MySQL Cluster to scale upward with fewer hardware (RAM) requirements than previously. In addition, the Disk Data implementation includes a new “no-steal” restoration algorithm for fast node restarts when storing very large amounts of data (terabyte range). See Section 17.12, “MySQL Cluster Disk Data Tables”, for more information.

    • Improved backups for MySQL Cluster. A fault arising in a single data node during a Cluster backup no longer causes the entire backup to be aborted, as occurred in previous versions of MySQL Cluster.



    Many other new features and improvements have been made to the NDBCLUSTER storage engine in MySQL Cluster NDB 6.2 and MySQL Cluster NDB 6.3; for more information about these, see Section 17.15, “MySQL Cluster Development Roadmap”.

  • Backup of tablespaces. The mysqldump utility now supports an option for dumping tablespaces. Use -Y or --all-tablespaces to enable this functionality.

  • Improvements to INFORMATION_SCHEMA. MySQL 5.1 provides much more information in its metadata database than was available in MySQL 5.0. New tables in the INFORMATION_SCHEMA database include FILES, EVENTS, PARTITIONS, PROCESSLIST, ENGINES, and PLUGINS.

  • XML functions with XPath support. ExtractValue() returns the content of a fragment of XML matching a given XPath expression. UpdateXML() replaces the element selected from a fragment of XML by an XPath expression supplied by the user with a second XML fragment (also user-supplied), and returns the modified XML. See Section 11.10, “XML Functions”. (Author: Alexander Barkov)

  • Load emulator. The mysqlslap program is designed to emulate client load for a MySQL server and report the timing of each stage. It works as if multiple clients were accessing the server. See Section 4.5.7, “mysqlslap — Load Emulation Client”. (Authors: Patrick Galbraith, Brian Aker)


Sumber : http://dev.mysql.com/doc/refman/5.1/en/mysql-nutshell.html
Read more →

Monday, December 8, 2008

Generate Nama Elf dan Hobbitmu

,
Baca-baca notes temen di facebook.. ada info tentang situs yang bisa generate nama Elf dan Hobbit.. Nggak tau ya ini bener pa nggak, tapi layak dicoba untuk fun dan keren-kerenan aja.. hehe..
Bagi yang mau coba-coba silakan menuju ke http://www.chriswetherell.com/elf/ untuk generate nama Elf atau menuju ke http://www.chriswetherell.com/hobbit/ untuk generate nama Hobbit.
Nama Elfku : Maedhros Vardamir
Nama Hobbitku : Posco Moss of Lake-by-Downs
Read more →

Saturday, December 6, 2008

Linux Installfest UKDW

,
Hari ini, Sabtu tanggal 6 Desember 2008 digelar installfest linux di atrium gedung Agape UKDW. Installfest ini dibuka untuk umum. Jadi siapa saja yang PC/laptopnya mau diinstalin linux(dualboot maupun murni linux) dan punya waktu ke sana datang aja. Acara ini dibuka dari jam 9 sampai sore. Mungkin sekitar jam 3 atau setengah 4.
Distro yang disediakan panitia adalah distro-distro besar seperti Ubuntu, OpenSUSE, Fedora, PC Linux OS, Xandros, Gentoo, Mandriva, Slackware, Mepis, Knoppix dan masih banyak lagi. Tapi kabarnya beberapa distro kecil juga disediakan... Mau sharing, konsultasi atau sekedar tanya-tanya juga boleh.
Acara ini diselenggarakan oleh NetClub UKDW dengan KSL(Kelompok Studi Linux) UKDW. Tujuan dari event ini adalah menyosialisasikan opensource kepada masyarakat. Ada gratisan yang bagus lho, jadi ngapain bayar atau mbajak.. hehehe...
Read more →

Membuat Paket TGZ dengan SlackBuild Script

,
Jika Anda menggunakan Slackware Linux sebagai sistem operasi Anda, sebagai alternatif menginstall aplikasi / library selain compile + install manual dari source code, Anda bisa menggunakan Slackbuild script yg bisa didownload dari http://www.slackbuild.org/. Tapi.. bagaimana ya cara menggunakan Slackbuild script tersebut?Mudah kok. Ikuti saja langkah-langkah berikut ini:
  1. Download source code aplikasi yang ingin diinstall dan slackbuild script aplikasi yang bersangkutan dari http://www.slackbuild.org/
  2. Extract Slackbuild script karena Slackbuild script dikompres dalam paket tar.gz.(tar zxvf )
  3. Copy paket source ke dalam folder dari paket Slackbuild yang barusan diextract tadi.
  4. Jika semua langkah 1-3 sudah benar, buka konsole. Masuk ke direktori Slackbuild, lalu cari file dengan ekstensi .Slackbuild. Jika sudah ketemu, buka konsole dan ketik ./nama_aplikasi.Slackbuild(misal ./pidgin.Slackbuild, tergantung dari slackbuild yang Anda download). Anda harus login sebagai root.
  5. Tunggu proses pencompilan selesai. Menunggu proses ini kadang memang lama, apalagi kalau paket yang Anda compile berukuran besar. Jika sudah selesai, secara default Anda dapat mengambil paket TGZ tersebut di /tmp/SBo/.
Read more →